A directory

Pengalaman Memasang Custom Domain Sendiri, Seru Banget!

8 komentar
Memansang Custom Domain sendiri itu seru banget


Assalamu’alaikum readers.
Aha tantangan kali ini adalah memasang custom domain. Bagaimana siap ?  Iya dong, siap menerima tantangan untuk menjadi blogger profesional. Secara selama ini ngeblog yang gitu aja, nulis – posting sudah. Nggak mikirin blognya mau kayak apa, nggak terlintas pikiran artikel ku dibaca orang apa tidak. Giliran lagi blogwalking baru deh kerasa, duh kok blognya bisa keren-keren gitu sih, gimana caranya ya?

Pengen juga dong punya blog bagus dengan top level domain (TDL) yang bisa pilih sendiri, nggak pakai blogspot lagi. Mau banget belajar gimana buat blog keren gitu. Alhamdulillah akhirnya kesampaian juga belajar blogging di blogspedia.

Pengalaman ganti TDL pertama kali buat blogger culun kayak aku nih, wow luar biasa. Seru! Antara deg-degan karena takut nggak sukses dan penasaran gitu. Apalagi saat lihat kelas dan teman-teman sudah pada sukses menyelesaikan tampilan TDL terbaru mereka, grogi aku tuh, sampai mau nangis (*lebay ih, dan saat berhasil setelah melalui berbagai rintangan, hambatan dan tantangan, bukan ding - lebih tepatnya kesalahan dalam belajar, rasanya puas banget! 

Auto ingat surah Asy Syarh (Kelapangan) Ayat 5-6 yang artinya:
Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan.”

Mengenal Istilah Domain dan TDL

Istilah domain dan macamnya

Belajar di kelas blogspedia itu, benar-benar dimulai dari dasar. Dari mengenal istilah blogging, mengakrabi dashbroad, membeli domain sampai pasang sendiri. Karena seorang blogger harusnya punya dasar yang kuat terkait teknik blogging sehingga mampu melakukan perjalanan panjang menjadi blogger profesional. Semua diajari bahkan dituntun oleh coach yang baik hati banget.

Sebenarnya Apa Sih domain Itu?

Yang aku pahami, domain adalah sebuah nama yang diberikan untuk mengidentifikasi sebuah jaringan tanpa mengunakan internet protocol (IP). Ibarat rumah, domain adalah alamatnya. Dengan alamat ini tamu atau pengunjung mudah mencarinya.
Domain ada 3 jenis yaitu Top level domain (TDL), Second level domain (SLD) dan Third Level Domain (TLD)

Top Level Domain (TDL)

TDL adalah kata atau kode yang disematkan diakhir sebuah domain.
Misal : “tamiasyifa.com” berarti TDL nya com
TDL sendiri ada 2 jenis:
  1. Global top level domain, misalnya com, net, org, edu, mil. Com biasanya digunakan pada website komersil, net untuk website jaringan, org untuk website organisasi, dan mil untuk website militer.
  2. Country code level domain, yaitu sebuah domain yang dimiliki oleh negara tertentu, misal id untuk Indonesia, my untuk Malaysia.
Ternyata setelah sekian lama ngeblog baru kali ini paham domain. Istilahnya aja baru tahu, apalagi cara beli dan pasangnya. Sebenarnya bisa sih pakai jasa pemasangan domain, tapi seru juga pengalaman membeli dan memasang ini. Drama banget. Makanya aku tulis disini sebagai cara mengikat ilmu juga sebagai kenangan seru pengalaman pasang domain sendiri.

Membeli Dan Memasang Custom Domain Sendiri

Jadi ngerti kan sekarang apa itu domain dan TDL. Lalu apa dong pengaruh pada blog kita? Sebenarnya pengaruh langsung terhadap traffic nggak ada tapi dengan TDL yang berbayar ini kita sebagai blogger lebih terlihat profesional gitu, ya nggak sih?  Personal branding sebagai blogger lebih kokoh. Juga biar gampang diingat karena url kita nggak panjang banget seperti kalau kita mengunakan tambahan sub domain seperti blogspot. 

Dengar-dengar khabar juga, sub domain blogspot.com mau diganti sama google menjadi googleblog.com, biar relate dengan produk google yang lain seperti google analytic, google search, google foto, google documen dan banyak lagi produk google. Jadi sebelum diganti oleh google kita ganti dulu ya.

Membeli Domain Di Rumahweb

Kini saatnya kita membeli domain. Dimanakah itu? Sebenarnya banyak perusahan yang melayani pembelian domain, misalnya Niagahouster, SiteGround, DomaiNesia ,Idwebhost, rumahweb dan banyak lagi. Saran ku sih kalau mau beli domain harus pada perusahaan yang terpercaya dan qualified. Seperti yang ku tulis di atas itu, InsyaAllah semua termasuk perusahaan penyedia layanan domain yang terpercaya di Indonesia. Satu lagi, jangan tergiur harga murah dalam membeli domain.

Sudah beberapa hari sebelumnya coach di blogspedia ngasih info adanya promo 11.11 di rumahweb bulan ini. Rumahweb merupakan perusahaan hosting terbesar di Indonesia yang melayani ribuan domain pelanggan. Peusahaan yang didirikan pada tahun 2002 di Yogyakarta ini berdiri dengan modal awal 1 server ini, dan kini telah memiliki 30 server untuk melayani hosting dan VPS.

Bagaimana Cara Membeli Domain?

Berdasarkan cara memasang TDL  di blogspedia kita masuk dulu ke halaman rumahweb pilih login dengan mengisi email dan passwordnya. Setelah login kita menuju client zone, klik register dan isi form lalu masuk client area dan masukkan domain yang kita inginkan. Klik order now lalu masukkan lagi domain kita lalu klik search, pilih domain di tabel daftar dan lanjutkan. Lalu pilih metode pembayaran dan cek out. Bayar deh invoicenya.

Tapi karena aku kemarin ngekliknya dari tautan diskon 11.11 jadi tahapannya sebagai berikut:
  1. Buka link https://flashsale.rumahweb.com dst permalinknya panjang. Lalu sampailah kita pada halaman ini.
    Halaman rumahweb untuk beli domain

  2. Ketikan nama domain yang kita inginkan dan klik search
    Halaman memasukkan nama yang diinginkan

  3. Kita akan masuk ke hasil pencarian nama domain yang kita ketikkan tadi. Lalu klik daftar seperti ini.
    Daftar domain yang kita inginkan

  4. Scroll ke bawah, kita akan ketemu banyak tawaran seperti pemakaian privacy protection and managed, hapus centang jika tak ingin mengunakan. Trus klik lanjutkan.
  5. Sampailah kita pada daftar belanjaan. Ada rincian harga yang harus dibayar. Klik saya menyetujui pada kotak kecil dan cek out.
  6. Setelah itu pilihlah cara pembayaran pada daftar yang disediakan. Memakai account virtual sebenarnya lebih mudah karena tanpa konfirmasi. Tapi aku sendiri mengalami kesulitan dalam pembayaran mengunakan akun virtual mandiri pilihanku. Sampai siang masih berkutat pada cara pembayaran. Mau beralih mengunakan ATM mandiri nggak tahu caranya. Padahal harga promo batas pelunasannya hari itu juga. Terlambat ya hangus dan balik harga normal lagi. Akhirnya daftar dari awal lagi menggunakan email yang lain dan bayar via indomaret. Sukses deh.

Verifikasi Pembelian Domain

Domain yang sudah kita beli tidak langsung bisa diaplikasikan gitu. Kita harus memverifikasi dulu memalui email yang dikirim dari rumahweb ke email yang kita gunakan waktu mendaftar. Sok langsung cek email.

Caranya :
  1. Buka email yang digunakan untuk mendaftar, cek pada kotak masuk email dari Rumahweb yang berjudul “ IMPORTAN! Verifity your Contact dst.
  2. Klik link yang ada pada email untuk melakukan verifikasi. Batas waktu verifikasi hanya15 hari sejak pembelian, makanya segera lakukan verifikasi. Kalau tidak, domain kita akan disuspend. Ini tanda kalau domain yang kita beli sudah selesai diverifikasi.
    Tanda kalau selesai verifikasi email

Serunya Pengalaman Pertama Memasang Custom Domain

Akhirnya sukses juga memverifikasi pembelian domain di rumahweb. Cukup mudah kok. Selanjutnya makin penasaran untuk segera memasang domain. Sambil mantengin laptop, baca tutorial pemasangan domain di blogspedia.

Tahapan Pemasangan Domain

Langkah 1.
Masuk ke client area rumahweb. Cuzz dong klik rumahweb yang ada di email, sampai keluar tampilan login. Masuk melalui email dan jangan lupa masukkan password. Yang aku alami, alamat email dan password invalid. Heran dong, padahal email yang digunakan benar, password benar kok nggak bisa. Bolak - balik begini sampai tiga kali, tetap nggak bisa. Lalu tanya-tanya di grup dan dapat saran dari teman masuk melalui browser. Baru deh bisa.

Langkah 2. 
Setelah masuk, pilih menu “Domain” lalu klik “ My domain” lihat settingan apakah sudah active atau belum. Jika belum aktifkan dulu.

Langkah 3. 
Klik menu “Manage Domain” , lalu aktifkan “Register Lock” setelah itu lanjut setting domain. Sampai sini sempat bingung dan tanya-tanya lagi. Tapi akhirnya ngerti maksud dari register lock. Oh yang ini 
Halaman register lock yang harus dibuka

Langkah 4.
Masuk menu DSN Management. Klik Managed DSN. Klik start. Sampai di sini aman dan lancar.

Langkah 5
Terdapat box informasi dan kita diminta update. Klik update lalu munculah kita isian yang tak tahu harus diisi apa. Di sini kebingungan mulai melanda. Apa yang harus diisikan di sini? Ternyata kita harus masuk ke langkah ke 6 untuk tahu apa yang harus diisi di sini. Cuzz langsung deh!
Halaman add record yang harus diisi
Langkah 6.
Buka blogger.com lalu masuklah ke dashboard. Klik setting dan cari custom domain. Klik di situ lalu muncul kotak isian. Kita diminta mengisi nama domain yang sudah kita beli lengkap dengan www lalu klik simpan. Selesai? Nggak , justru masalah mulai dari sini.
Warning box pada dasboard blog kita
Langkah 7. 
Saat disimpan kok error. Bolak – balik disimpan kok nggak bisa? Bingung dong. Pas baca tutorial yah memang gitu. Tapi ada warning box yang isinya kode-kode yang nanti akan kita isikan di kotak pada langkah ke 5 tadi. Langsung balik ke DSN management ya, tapi dashboard blogger jangan ditutup. Biarkan saja.

Langkah 8.
Setelah balik ke DSN Management, klik Add New Record . Ada 3 record yang harus kita isi. Huaa aku terbelilit di sini gara-gara salah memasukan kode.

Mengisi Record CNAME#1:
  • Domain diisi : www
  • TTL : dibiarkan saja nggak usah diisi
  • Record type pilih : CNAME
  • Hostname isi dengan : ghs.google.com
  • Klik add record
Mengisi Record CNAME#2
  • Domain diisi : kode yang muncul pada kota error di dashboard ambil yang ( Nama : blalabala) yang diisikan cukup blalabala, nggak perlu ditulis lengkap sampai tanda kurung segala.
  • TTL : dibiarkan saja, nggak usah diisi apa-apa
  • Record type pilih : CNAME
  • Hostname diisi : kode yang ada pada kotak error di dashboard blogger. Ambil isikan kode sxjhdtsxx.gogglehosted.com
  • Klik add record
Mengisi record A
  • Domain tak perlu diisi, kosongin aja
  • TTL juga sama, biarkan saja
  • Record type diisi : A
  • IP/ hostname pilih salah satu dari IP address google berikut :216.239.32.21, 216.239.34.21, 216.239.36.21,atau 216.239.38.21. Ingat pilih salah satu jangan semuanya.
  • Akhiri dengan klik add record
Aku terbelilit dan mengulang bagian ini sebanyak 4 kali. Kesalahan pertama, hanya terekam A saja, itupun harusnya domain tidak diisi tapi aku isi. Ulang lagi dengan mendelete record. Lalu salah mengisi CNAME dengan memasukkan semua kode mulai dari kurung sampai kurung.  
Baru satu yang terekam pada dsn manage

Ulang lagi dan masih belum sukses. Salah lagi pada saat mengisikan CNAME ke dua, domain diisi www sedangkan hostname diisi semua kode nama sampai kode tujuan dan dot comnya ada spasi. Apaan ini Ya Allah.

Ulang lagi pengisian CNAME kedua sudah betul tapi kok masih error? Duh rasanya ..., pengen nyerah tapi masih penasaran. Minta bantuan coach Marita dong, Alhamdulillah coachnya sabar dan dituntun lagi satu per satu.

Masuk DSN management lagi, teliti satu demi satu reccord yang sudah diketikkan dan taraa .... Ternyata pada CNAME#1 kode setelah google harusnya dot tapi terketik koma. Drama banget kan.

Langkah 9. 
Cek pada url who.is, masukkan nama domain lalu klik search. Disini juga drama lagi. Beres record eh di who is masih belum sesuai. Panik lagi dong, kok who isinya malah balik ke awal. Coach sampai ikutan ngecek.

Langkah 10. 
Masuk ke dashboard lagi dan klik simpan. Kalau bisa disimpan berarti sukses. Nah setelah ngecek who is yang masih belum sesuai tapi melihat record sudah bener, aku coba aja iseng ngeklik simpan. Eh kok bisa ? Sampai bengong beberapa saat nggak percaya. Yeei berhasil, terharu aku tuh.

Langkah 11. 
Mengaktifkan httpsnya lagi biar blognya bisa diakses. Selesai deh. Kata coach tunggu beberapa saat untuk bisa ngeakses blog. Pas juga suami pulang kantor, ngobrol sama suami dulu. Tak lama coach ngasih tahu blognya sudah bisa diakses. Senang banget lah pokoknya.
Alamat blog baruku sudah com

Yei, alamat blogku sudah dot com. Akhirnya bisa juga memasang domain.

Refleksi Dari Tahapan Ini

Pelajaran berharga dari proses memasang TDL ini adalah ketelitian dan kesabaran karena salah sedikit saja sudah pasti akan error dan tidak bisa terpasang. Lakukan langkah demi langkah pelan-pelan sambil membaca tutorial. Sabar dan jangan tergesa, karena ketergesaan mengurangi ketelitian.

Sekarang blogku sudah berubah dari sub domain blogspot ke TDL seperti impianku selama ini. Siap nih jadi blogger profesional dengan TDL baru. Bangga dong. Aku yakin readers juga bisa kok memasang custom domain sendiri, cobalah dan rasakan sensasi keseruannya. Semangat!


 

 

 

Tami Asyifa
Seorang ibu dengan 7 anak, saat ini sedang menikmati menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya tapi tetap produktif. Pendidikan dan literasi adalah bidang yang menarik bagiku.

Related Posts

8 komentar

  1. Balasan
    1. Iya mbak ini berdasarkan pengalaman terbelilit nggak bisa-bisa pas nge record .
      Terima kasih ya mbak. Rita

      Hapus
  2. Lengkap dan detail sekali ya tutorialnya😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini mah belum bisa disebut tutorial mbak. Hanya pengalaman pasang domain sendiri. Makasih ya mbak.

      Hapus
  3. Wah paket komplit artikelnya, Selamat atas domain barunya Mbaa, semangat ngeblognya 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selain curcol mbak. Terima kasih ya. Semoga konsisten nulis. Semangat juga mbak Santi.

      Hapus
  4. Komplitnyaaa, semoga Makin rajin ngeblog mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Teima kasik mbak Ummi, Aamiin. InsyaAllah. Saling menyemangati ya.

      Hapus

Posting Komentar